Cara Menjawab What Are Your Weaknesses dengan Jujur
TL;DR
Pewawancara tidak mencari kandidat tanpa kelemahan. Mereka ingin melihat kesadaran diri dan usaha memperbaiki. Pilih satu kelemahan nyata yang tidak fatal untuk posisi itu, jelaskan dampaknya singkat, lalu ceritakan langkah konkret yang sedang Anda jalankan.
Poin penting
- Pakai rumus 3 bagian: kelemahan, contoh singkat, langkah perbaikan.
- Pilih kelemahan nyata yang tidak menjadi inti pekerjaan yang dilamar.
- Hindari jawaban klise seperti 'I'm a perfectionist' tanpa bukti.
- Bahasa Inggris yang belum lancar boleh disebut, asal disertai langkah nyata.
- Akhiri dengan perbaikan, bukan dengan masalahnya.

Foto: Matt Moloney / StockSnap (CC0)
Daftar isi
"What are your weaknesses?" adalah pertanyaan yang sering membuat kandidat serba salah. Kalau terlalu jujur, takut dinilai buruk. Kalau menjawab "I don't have any weaknesses", jelas terdengar tidak jujur. Kalau menjawab "I'm a perfectionist", pewawancara sudah mendengarnya ratusan kali.
Sebenarnya pertanyaan ini tidak sesulit itu. Pewawancara tidak sedang mencari alasan untuk menolak Anda. Mereka ingin tahu dua hal: apakah Anda mengenal diri sendiri, dan apakah Anda tahu cara berkembang.
Apa yang dinilai pewawancara
Semua orang punya kelemahan, dan pewawancara tahu itu. Yang mereka nilai dari jawaban Anda:
- Kesadaran diri. Apakah Anda bisa melihat kekurangan sendiri dengan jujur?
- Kedewasaan. Apakah Anda bisa membicarakannya dengan tenang, tanpa defensif?
- Tindakan. Apakah Anda melakukan sesuatu untuk memperbaikinya?
- Kecocokan. Apakah kelemahan itu berbahaya untuk posisi ini?
Poin terakhir paling penting saat memilih kelemahan. Developer yang bilang "I'm not good at writing code" jelas bermasalah. Tapi developer yang bilang "I'm not confident presenting to big groups" masih wajar, apalagi kalau sedang melatihnya.
Rumus 3 bagian: kelemahan, contoh, perbaikan
Jawaban yang baik cukup 3–5 kalimat pendek dengan urutan ini:
- Kelemahan. Sebut dengan jelas dalam satu kalimat.
- Contoh singkat. Kapan kelemahan itu terlihat, atau apa dampaknya.
- Perbaikan. Langkah konkret yang sudah dan sedang Anda lakukan, plus hasilnya kalau ada.
Pola kalimatnya:
One thing I'm working on is [kelemahan].
For example, [situasi singkat].
So now I [langkah perbaikan]. It's helped me [hasil].
Bagian ketiga harus paling kuat. Jawaban yang berakhir di masalah meninggalkan kesan negatif. Jawaban yang berakhir di perbaikan meninggalkan kesan positif.
Contoh jawaban untuk berbagai kelemahan
Berikut beberapa contoh. Pilih yang memang benar untuk Anda, lalu sesuaikan detailnya. Jangan memakai kelemahan yang bukan milik Anda hanya karena contohnya terdengar bagus.
Terlalu lama di detail kecil
I sometimes spend too long on small details. Once, I spent a full day polishing a button style. The deadline was close, and it wasn't important. Now I set a time limit for each task. I also ask my lead which parts matter most.
Sulit menolak permintaan
I used to say yes to every request. That made me miss some of my own deadlines. Now I check my task list before I agree. If I'm too busy, I say when I can do it instead.
Kurang percaya diri berbicara di depan banyak orang
I'm not very comfortable presenting to big groups. In small meetings, I'm fine. To improve, I volunteer to give short demos in team meetings. It's getting easier each time.
Bahasa Inggris yang belum lancar
Untuk banyak kandidat Indonesia, ini kelemahan yang paling jujur. Dan pewawancara sudah mendengarnya dari cara Anda bicara, jadi menyebutnya justru menunjukkan kesadaran diri.
My spoken English is still slower than my written English. I sometimes need a moment to find the right words. So I practice speaking every day for twenty minutes. I also write down key points before meetings. My written communication is clear, and I'm improving my speaking.
Kalau posisinya sangat bergantung pada komunikasi lisan, tambahkan bukti bahwa Anda sudah bisa bekerja dengan baik walaupun belum lancar, misalnya pengalaman bekerja dengan klien luar negeri lewat tulisan.
Belum pernah memakai teknologi tertentu
Kadang kelemahan yang paling relevan adalah kekurangan pengalaman. Jangan menutupinya dengan klaim palsu.
I haven't used Kubernetes in a real project yet. I've used Docker for two years, so the basics are familiar. I'm taking a course now, and I've set up a small test cluster.
Kelemahan yang sebaiknya dihindari
Beberapa jawaban hampir selalu merugikan:
| Jawaban | Masalahnya |
|---|---|
| "I don't have any weaknesses." | Terdengar tidak jujur atau tidak sadar diri. |
| "I'm a perfectionist." (tanpa contoh) | Klise; terdengar seperti menghindari pertanyaan. |
| "I work too hard." | Sama klisenya, dan tidak menjawab. |
| Kelemahan inti pekerjaan | Misalnya akuntan yang bilang "I'm careless with numbers." |
| Masalah sikap | "I get angry easily" atau "I don't like rules." |
| Masalah pribadi | Kesehatan, keluarga, atau keuangan tidak perlu dibahas. |
"Perfectionist" sebenarnya boleh, asal Anda memberi contoh nyata dan langkah perbaikan seperti contoh "terlalu lama di detail kecil" di atas. Yang membuatnya buruk adalah kalau hanya diucapkan sebagai trik.
Kesalahan umum saat menjawab
1. Terlalu panjang dan terlalu jujur. Anda tidak perlu menceritakan semua kekurangan. Pilih satu, jelaskan singkat, lalu selesai.
2. Berhenti di masalah. "I'm bad at deadlines." Lalu diam. Ini membuat pewawancara khawatir. Selalu lanjutkan dengan perbaikan.
3. Perbaikan yang kabur. "I'm trying to improve" tidak cukup. Sebut langkahnya: kursus apa, kebiasaan apa, alat apa.
4. Mengarang kelemahan "aman". Pewawancara bisa bertanya lanjutan: "Can you give me an example?" Kalau kelemahannya bukan milik Anda, Anda tidak punya contoh.
5. Nada defensif atau minta maaf berlebihan. Bicarakan dengan tenang, seperti membicarakan hal biasa. Karena memang biasa.
Pertanyaan lanjutan yang perlu disiapkan
Setelah Anda menjawab, pewawancara mungkin menggali lebih dalam. Siapkan jawaban singkat untuk:
"Can you give me an example?"
"How has that affected your work?"
"What feedback have you received about it?"
Untuk pertanyaan yang meminta contoh, struktur STAR sangat membantu. Lihat metode STAR untuk wawancara bahasa Inggris.
Variasi pertanyaan yang maksudnya sama juga sering muncul, seperti "What would your manager say you need to improve?" atau "What's an area you're developing?" Jawabannya bisa sama.
Template isian
Weakness: One thing I'm working on is ________.
Example: For example, ________.
Fix: So now I ________.
Result: It's helped me ________. (opsional, kalau ada hasil nyata)
Isi dengan kelemahan yang benar, lalu ucapkan keras-keras. Target: selesai dalam 30–45 detik.
Ringkasan
Pertanyaan tentang kelemahan menguji kesadaran diri dan kemauan berkembang, bukan kesempurnaan. Pilih satu kelemahan nyata yang tidak menjadi inti pekerjaan, beri contoh singkat, lalu akhiri dengan langkah perbaikan yang konkret. Hindari klise dan jangan mengarang. Pertanyaan umum lain yang biasanya muncul di sesi yang sama bisa Anda lihat di pertanyaan wawancara bahasa Inggris paling umum.
Repartee menyusun naskah jawaban hanya dari profil yang Anda isi sendiri, termasuk kelemahan dan pelajaran yang Anda tulis. Kalau sesuatu tidak ada di profil, naskah tidak akan mengarangnya.


