Repartee
← Kembali ke Blog
  • Komunikasi
  • Persiapan
  • Remote & Freelance

Pertanyaan untuk Pewawancara dalam Bahasa Inggris: 20 Contoh

Tim Repartee6 menit baca

TL;DR

Saat pewawancara bertanya 'Do you have any questions for us?', jangan jawab 'No'. Siapkan 3–5 pertanyaan singkat tentang pekerjaan, tim, dan langkah selanjutnya. Pertanyaan yang baik menunjukkan minat dan membantu Anda menilai apakah tempat itu cocok.

Poin penting

  • Selalu siapkan minimal tiga pertanyaan; jangan menjawab 'No questions'.
  • Pertanyaan pendek lebih mudah diucapkan dan dipahami.
  • Prioritaskan pertanyaan tentang pekerjaan dan tim, bukan gaji atau cuti.
  • Untuk posisi remote, tanyakan soal zona waktu dan cara komunikasi.
  • Tutup dengan pertanyaan tentang langkah selanjutnya.
Orang-orang berdiskusi di meja sambil mencatat

Foto: Startup Stock Photos / StockSnap (CC0)

Daftar isi

Hampir setiap wawancara ditutup dengan kalimat yang sama: "Do you have any questions for us?" Banyak kandidat sudah lelah di titik ini, lalu menjawab "No, I think everything is clear." Sayang sekali, karena momen ini sebenarnya kesempatan bagus.

Pertanyaan Anda menunjukkan bahwa Anda serius dan sudah memikirkan pekerjaannya. Selain itu, wawancara berlaku dua arah. Anda juga sedang menilai apakah perusahaan ini cocok untuk Anda.

Kabar baiknya, bagian ini paling mudah dipersiapkan. Anda yang memilih pertanyaannya, jadi Anda bisa latihan kalimatnya sampai lancar.

Kenapa pertanyaan Anda penting

Pewawancara memakai bagian ini untuk menilai beberapa hal:

  • Minat. Kandidat yang bertanya biasanya lebih tertarik.
  • Persiapan. Pertanyaan yang spesifik menunjukkan Anda sudah membaca tentang perusahaan.
  • Prioritas. Apa yang Anda tanyakan menunjukkan apa yang penting buat Anda.

Untuk Anda sendiri, jawaban mereka berguna untuk memutuskan. Apakah ritme kerjanya cocok? Apakah ada yang membimbing? Apakah ekspektasinya realistis?

Pertanyaan tentang pekerjaan dan tim

Pekerjaan sehari-hari

Ini kelompok paling aman dan paling berguna. Semua pertanyaan di bawah pendek dan mudah diucapkan.

What does a normal week look like in this role?

What would you like me to achieve in the first three months?

What are the biggest challenges for this role right now?

How do you measure success for this position?

What tools does the team use every day?

Pertanyaan tentang target tiga bulan sangat berguna. Jawabannya memberi gambaran ekspektasi yang nyata, dan Anda bisa memakainya untuk menyesuaikan diri sejak hari pertama.

Tim dan cara kerja

How big is the team, and who would I work with most?

How does the team share feedback?

How do you usually make technical decisions?

How do new people learn the product in their first weeks?

Who would I report to?

Untuk developer, Anda bisa lebih spesifik:

How does code review work on your team?

How often do you release to production?

Pertanyaan khusus untuk kerja remote

Kalau Anda melamar posisi remote di perusahaan luar negeri, pertanyaan ini penting untuk Anda sendiri. Jangan malu bertanya.

Which time zones is the team in?

Are there fixed hours when everyone should be online?

How does the team communicate: mostly chat, calls, or documents?

How often are there video meetings?

Have you worked with people in Indonesia before?

Pertanyaan tentang zona waktu sangat penting. Selisih waktu dengan Eropa atau Amerika bisa membuat rapat jatuh di malam hari. Lebih baik tahu sekarang daripada kaget setelah diterima.

Pertanyaan tentang perusahaan dan pertumbuhan

What are the team's main goals for this year?

How has the team changed in the last year?

What do you enjoy most about working here?

How do people grow in this role over time?

Pertanyaan "What do you enjoy most about working here?" sering membuat suasana lebih hangat, karena pewawancara diajak bercerita tentang pengalaman pribadinya.

Pertanyaan tentang pertumbuhan juga nyambung dengan jawaban Anda untuk pertanyaan lima tahun. Lihat cara menjawab where do you see yourself in 5 years.

Pertanyaan penutup tentang langkah selanjutnya

Selalu tutup dengan pertanyaan ini. Anda jadi tahu kapan harus menunggu kabar, dan tidak perlu menebak-nebak.

What are the next steps in the process?

When can I expect to hear back?

Is there anything else I can share to help your decision?

Pertanyaan terakhir memberi kesempatan untuk meluruskan hal yang mungkin kurang jelas dari jawaban Anda sebelumnya.

Cara bertanya dengan lancar

Beberapa tips agar bagian ini berjalan mulus walau bahasa Inggris Anda belum lancar:

  1. Tulis 5–6 pertanyaan di catatan sebelum wawancara. Anda hanya akan memakai 2–4, tapi cadangan berguna kalau sebagian sudah terjawab.
  2. Coret yang sudah dijawab. Jangan menanyakan hal yang sudah dijelaskan pewawancara. Kalau ada yang sudah dibahas sebagian, tunjukkan bahwa Anda mendengar:

You mentioned the team uses weekly planning. How does that work in practice?

  1. Satu pertanyaan, satu kalimat. Jangan menggabungkan tiga pertanyaan dalam satu kalimat panjang.
  2. Dengarkan jawabannya dan beri respon singkat. Misalnya "That makes sense" atau "That sounds great." Ini membuat percakapan terasa alami.
  3. Siapkan kalimat pembuka. Kalau pewawancara bertanya apakah Anda punya pertanyaan, jangan langsung menyerbu:

Yes, I have a few questions. First, what does a normal week look like?

Contoh alur singkat

Begini kira-kira bagian ini berjalan dalam wawancara sungguhan:

Interviewer: Do you have any questions for us?

You: Yes, thank you. What would you like me to achieve in the first three months?

Interviewer: Mostly learning the codebase and fixing smaller bugs. Then you'd own one feature.

You: That sounds good. Who would I work with most closely?

Interviewer: You'd pair with our senior backend engineer.

You: Great. And what are the next steps in the process?

Perhatikan polanya: pertanyaan pendek, respon singkat atas jawaban pewawancara, lalu pertanyaan berikutnya. Tidak perlu menanggapi panjang lebar.

Kalau Anda tidak menangkap jawabannya, minta diulang dengan sopan:

Sorry, could you say that again? I missed the last part.

Pertanyaan yang sebaiknya dihindari

Pertanyaan Kenapa sebaiknya ditunda atau dihindari
"What does your company do?" Menunjukkan Anda tidak riset.
"How many days off do I get?" (di awal) Terdengar fokus pada libur; tanyakan setelah ada tawaran.
"How fast can I get promoted?" Terdengar tidak sabar. Tanyakan soal pertumbuhan dengan cara lain.
"Did I get the job?" Membuat pewawancara canggung.
Pertanyaan yang jawabannya ada di job post Menunjukkan Anda tidak membaca dengan teliti.

Soal gaji, tunggu sampai pewawancara membahasnya, atau tanyakan di tahap yang lebih lanjut. Cara membicarakannya ada di cara menjawab pertanyaan gaji dalam bahasa Inggris.

Checklist sebelum wawancara

  • Saya punya 5–6 pertanyaan tertulis.
  • Minimal satu pertanyaan tentang pekerjaan sehari-hari.
  • Minimal satu pertanyaan tentang tim atau cara kerja.
  • Untuk posisi remote: pertanyaan tentang zona waktu dan komunikasi.
  • Satu pertanyaan penutup tentang langkah selanjutnya.
  • Tidak ada pertanyaan yang jawabannya sudah ada di job post.

Ringkasan

Jangan sia-siakan bagian "Do you have any questions for us?". Siapkan 5–6 pertanyaan pendek, pakai 2–4 yang belum terjawab, dan selalu tutup dengan pertanyaan tentang langkah selanjutnya. Untuk posisi remote, pastikan Anda bertanya tentang zona waktu dan cara komunikasi. Persiapan bagian ini sudah termasuk di hari kelima rencana persiapan wawancara 7 hari.

Repartee menampilkan transkrip dan terjemahan saat pewawancara menjawab pertanyaan Anda, jadi Anda tidak melewatkan detail penting. Setelah wawancara, rekapnya bisa dibaca ulang.

Artikel terkait

Komunikasi

Tim Repartee5 menit baca

Cara Menutup Wawancara dan Menulis Email Follow-Up

Kalimat untuk menutup wawancara bahasa Inggris dengan baik, cara menanyakan langkah berikutnya, serta template email terima kasih dan follow-up.

  • Komunikasi
  • Persiapan
  • Remote & Freelance